Halaman

Senin, 10 Februari 2014

MAKNA LAMBANG PROVINSI BANTEN

BaduyCollectionShoppingOnline



Lambang daerah berbentuk perisai dengan warna dasar hijau, di dalamnya terdapat gambar unsur-unsur lambang dan tulisan “BANTEN”, serta didesain pita berwarna kuning dengan tulisan “IMAN TAQWA”.

Lambang daerah terdiri dari 2 (dua) bagian perincian sebagai berikut :

A. Bentuk Gambar
1. Kubah Mesjid, melambangkan kultur masyarakat Banten yang agamis.
2. Bintang Ilahi, Pengejawantahan Pancaran Semangat Keyakinan yang menyinari seluruh jiwa masyarakat Banten
3. Menara Mesjid Agung Banten bertingkat dua berwarna putih dengan Memolo berwarna merah, menjulang tinggi ke angkasa, melambangkan masyarakat Banten mempunyai semangat yang tinggi untuk mewujudkan masyarakat madani, serta adanya tujuan mulia yang senantiasa berpedoman pada petunjuk Allah Swt, Menara Mesjid Agung juga melambangkan budaya dan sejarah Banten yang kokoh pada pendirian zaman kesultanan.
4. Gapura Kaibon berwarna putih, melambangkan Daerah Propinsi Banten sebagai pintu gerbang peradaban dunia dan pintu gerbang perekonomian dan lalu lintas internasional menuju era globalisasi.
5. Padi berwarna kuning berjumlah 17 (tujuh belas) dan kapas berwarna putih berjumlah 8 (delapan) tangkai, 4 (empat) kelopak berwarna. coklat, 5 kuntum bunga melambangkan Propinsi Banten merupakan daerah agrarisyang cukup sandang, pangan, jumlah padi dan kapas menunjukkan hasil Proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus1945.
6. Gunung berwarna hitam, melambangkan kekayaan sumler daya alam dan tekstur tanah yang agak bergelombang tidak merata terdiri dari dataran rendah dan pegunungan.
7. Badak Bercula Satu berwarna hitam adalah satwa langka satu-satunya yang dilindungi dunia, melambangkan masyarakat yang pantang menyerah dalam menegakkan kebenaran dan dilindungi oleh hukum.
8. Laut berwarna hitam dengan gelombangnya yang berwarna putih berjumlah 17 (tujuh belas) melam¬bangkan daerah maritim yang kaya dengan potensi lautnya, mencerminkan historis dan peluang ke depan Banten sebagai Bandar Samudera Perdagangan Internasional serta mengandung makna kedalaman. jiwa, keluasan wawasan dan pandangan, muara tempat berlindungnya masyarakat Banten.
9. Roda gerigi berwarna abu-abu. berjumlah 10 (sepuluh), melambangkan orientasi semangat kerja pembangunan serta menunjukkan sektor industri.
10. Dua garis Marka, Landasan Pacu Bandara Soekarno Hatta berwaarna putih dan 3 (tiga) Lampu Pemandu (Beacon Light) berbentuk bulatan berwarna kuning melambangkan pemacu semangat untuk mencapai cita-cita. Makna yang terkandung dalam angka 8 (delapan), 9 (sembilan) dan 10 (sepuluh) mempunyai arti lahirnya Propinsi Banten yang ditetapkan dan diundangkannya Undang-undang Nomor 23 tahun 2000, tentang pembentukan Propinsi Banten, pada tanggal 17 Oktober 2000.
11. Pita berwarna kuning sebagai pengikat, melambangkan betapa indah dan kuatnya ikatan persatuan dan kesatuan dalam integritas dan heteroginitas masyarakat Banten.
12. Semboyan lambang daerah “IMAN TAQWA” sebagai landasan pembangunan menuju Banten Mandiri, maju dan sejahtera (Darussalam).

B. Makna Warna Lambang
1. Warna merah, melambangkan keberanian yang didasari kebenaran.
2. Warna putih, melambangkan kesucian, kebijaksanaan dan kearifan.
3. Warna Kuning, melambangkan Kemu¬liaan, warna jiwa, lambang cahaya dan kebahagiaan, lambang kejayaan dan keluhuran budi.
4. Warna hitam, melambangkan keteguhan, kekuatan dan ketabahan hati.
5. Warna abu-abu, melambangkan ketabahan.
6. Warna biru, melambangkan kejernihan, warna laut melambangkan kedamaian, ketenangan.
7. Warna hijau, melambangkan kesuburan.
8. Warna coklat, melambangkan kemakmuran.

Silahkan kunjungi Blog Di bawah ini :

http://bantenprov.go.id

Selasa, 04 Februari 2014

SEJARAH BANTEN

BaduyCollectionShoppingOnline

Sejarah Banten

Pada awalnya kawasan Banten juga dikenal dengan Banten Girang merupakan bagian dari Kerajaan Sunda. Kedatangan pasukan Kerajaan Demak di bawah pimpinan Maulana Hasanuddin ke kawasan tersebut selain untuk perluasan wilayah juga sekaligus penyebaran dakwah Islam. Kemudian dipicu oleh adanya kerjasama Sunda-Portugal dalam bidang ekonomi dan politik, hal ini dianggap dapat membahayakan kedudukan Kerajaan Demak selepas kekalahan mereka mengusir Portugal dari Melaka tahun 1513. Atas perintah Trenggana, bersama dengan Fatahillah melakukan penyerangan dan penaklukkan Pelabuhan Kelapa sekitar tahun 1527, yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda.

Selain mulai membangun benteng pertahanan di Banten, Maulana Hasanuddin juga melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. Ia berperan dalam penyebaran Islam di kawasan tersebut, selain itu ia juga telah melakukan kontak dagang dengan raja Malangkabu (Minangkabau, Kerajaan Inderapura), Sultan Munawar Syah dan dianugerahi keris oleh raja tersebut.

Seiring dengan kemunduran Demak terutama setelah meninggalnya Trenggana, Banten yang sebelumnya vazal dari Kerajaan Demak, mulai melepaskan diri dan menjadi kerajaan yang mandiri. Maulana Yusuf anak dari Maulana Hasanuddin, naik tahta pada tahun 1570 melanjutkan ekspansi Banten ke kawasan pedalaman Sunda dengan menaklukkan Pakuan Pajajaran tahun 1579. Kemudian ia digantikan anaknya Maulana Muhammad, yang mencoba menguasai Palembang tahun 1596 sebagai bagian dari usaha Banten dalam mempersempit gerakan Portugal di nusantara, namun gagal karena ia meninggal dalam penaklukkan tersebut.

Pada masa Pangeran Ratu anak dari Maulana Muhammad, ia menjadi raja pertama di Pulau Jawa yang mengambil gelar "Sultan" pada tahun 1638 dengan nama Arab Abu al-Mafakhir Mahmud Abdulkadir. Pada masa ini Sultan Banten telah mulai secara intensif melakukan hubungan diplomasi dengan kekuatan lain yang ada pada waktu itu, salah satu diketahui surat Sultan Banten kepada Raja Inggris, James I tahun 1605 dan tahun 1629 kepada Charles I.

Silahkan kunjungi Blog Di bawah ini :

http://bantenprov.go.id

PUNCAK KEJAYAAN BANTEN

BaduyCollectionShoppingOnline

Puncak Kejayaan Banten

Kesultanan Banten merupakan kerajaan maritim dan mengandalkan perdagangan dalam menopang perekonomiannya. Monopoli atas perdagangan lada di Lampung, menempatkan penguasa Banten sekaligus sebagai pedagang perantara dan Kesultanan Banten berkembang pesat, menjadi salah satu pusat niaga yang penting pada masa itu. Perdagangan laut berkembang ke seluruh Nusantara, Banten menjadi kawasan multi-etnis. Dibantu orang Inggris, Denmark dan Tionghoa, Banten berdagang dengan Persia, India, Siam, Vietnam, Filipina, Cina dan Jepang.

Masa Sultan Ageng Tirtayasa (bertahta 1651-1682) dipandang sebagai masa kejayaan Banten. Di bawah dia, Banten memiliki armada yang mengesankan, dibangun atas contoh Eropa, serta juga telah mengupah orang Eropa bekerja pada Kesultanan Banten. Dalam mengamankan jalur pelayarannya Banten juga mengirimkan armada lautnya ke Sukadana atau Kerajaan Tanjungpura (Kalimantan Barat sekarang) dan menaklukkannya tahun 1661. Pada masa ini Banten juga berusaha keluar dari tekanan yang dilakukan VOC, yang sebelumnya telah melakukan blokade atas kapal-kapal dagang menuju Banten.

Silahkan kunjungi Blog Di bawah ini :

http://bantenprov.go.id

ASLI BANTEN

BaduyCollectionShoppingOnline

Asli Banten

kujang salah sahiji kebanggaan masyarakat jawa barat jeung banten iwal ti gagah bentukna di tambah deui ieu kujang teh nilai senina luhur pisan sok di tingali



Golok Ciomas adalah benda pusaka legendaris dari Banten



Silahkan Di pilih :


Jumat, 24 Januari 2014

KAOS DAN KEMEJA BATIK

BaduyCollectionShoppingOnline

Kaos Dan Kemeja Batik



Keterangan :

- Bahan Batik Baduy Kualitas 1 Rp.100.000,-
- Bahan Batik Baduy Kualitas 2 Rp.90.000,-
- Spoor/Kemeja Batik Baduy Kualitas 1 Rp.100.000,-
- Kaos Motiv Batik (L,XL) Rp.90.000,-
- Kampret Tenun (Pakaian Adat Baduy) Rp.200.000,- (Baju+Celana 1 Stel)

Kamis, 23 Januari 2014

ARTIKEL GPS TRACKER

BaduyCollectionShoppingOnline

Artikel Gps Tracker

Sistem GPS

• Satelit GPS mengelilingi bumi 2x sehari
• Satelit ini mentransmisikan signal ke bumi
• Signal tersebut digunakan untuk menghitung posisi
• GPS membedakan waktu yang ditransmisikan untuk menghitung posisi
• Waktu tersebut dihitung sebagai jarak dari beberapa Satelit GPS untuk hitung posisi di bumi & permukaannya, termasuk exosphere

Dasar Kerja GPS

• GPS harus memiliki setidaknya 3 satelit untuk hitung posisi 2D dan pergerakannya.
• Dengan 4 satellites, GPS kita dapat menghitung posisi 3D position (latitude, longitude & ketinggian).
• Dengan informasi posisi, GPS dapat menghitung data lain seperti : kecepatan, arah, lintasan, jarak tempuh, jarak ke tujuan, matahari terbit & terbenam dan lain-lain.

Keakuratan Perangkat GPS

• GPS umumnya memiliki 12 chanel secara parallel.
• Faktur atmosfir dapat mengurangi ketepatan.
• GPS untuk penerbangan dapat mencapai keakurasian sampai dengan +/- 15 meters.
• WAAS (Wide Area Augmentation System) dapat meningkatkan keakurasian hingga +/- 3 – 8 meters.
• Tidak ada alat khusus atau biaya extra untuk mendapatkan signal WAAS, selama negara tersebut memasang WAAS ground / koresi satelit.
• Sedang Differential GPS (DGPS) dapat meningkatkan keakurasian hingga +/- 3-5 meter.
• DGPS terdiri dari alat yang menerima signal dan mentransmisikan ulang untuk mengoreksi posisi, alat ini dipakai untuk penerbangan, di Halim Airport ada 2 unit DGPS untuk meningkatkan keakurasian.
• Untuk koreksi ini GPS kita harus memiliki differential beacon receiver and antenna, seperti pada GPS295 dimana kita dapat menyetel frequensi dari beacon tersebut.

Referensi Peta

• Secara umum referensi peta khususnya penerbangan yangdigunakan ialah WGS84.
• WGS84 adalah referensi tetap yang digunakan untuk pemodelan bumi yang terdiri dari data primer dan sekunder
• Data primer ialah bentuk lonjong dari bumi, kecepatan putar melingkar serta masa bumi yang termasuk dalam referensi elips
• Sedangkan data sekunder ialah data model gravitasi bumi.
• Seluruh data navigasi (udara) distandardkan dengan WGS 84 standard untuk memenuhi persyaratan RNAV (Radio Navigasi) untuk memenuhi global referensi.

Satelit GPS

• Satelit GPS pertama diluncurkan tahun 1978.
• 24 satelit di capai pada tahun 1994, sekarang telah lebih dari 30 GPS satelit berorbit diatas bumi kita.
• Usia dari Satellite rata rata 10 thn, setelah itu ada pergantian / perawatan rutin.
• Berat Satelit sekitar +/- 2,000 pounds (hamper 1 ton)
• Lebar antenna solar panelnya +/- 17 feet (+/- 5 meter).
• Power Transmisinya <= 50 watts.
• Posisi orbit berada pada ketinggian +/- 12,000 miles diatas permukaan bumi.
• Kecepatan jelajahnya 7,000 mph.
• GPS Satelit menggunakan tenaga SOLAR (sinar matahari), tapi disediakan backup baterai untuk menghindari Gerhana Matahari Total.
• Tenaga yang digunakan untuk menjaga orbitnya ialah beberapa roket kecil.

Sinyal GPS

• Signal GPS ada 2 signal L1 & L2
• L1 bekerja pada frequency 1575 MHz pada gelombang UHF band.
• Bergerak langsung lurus (line of sight) menembus awan, kaca dan plastik.
• Yang menghambat transmisinya ialah Objek padat spt: gedung, pohon, gunung, dll.
• Terdapat tiga informasi pada sinyal GPS:
• Pseudorandom code(I.D. code) : ialah informasi yang dikirimkan ke unit penerima bahwa unit kita menerima signal seperti pada halaman satelit ditunjukan dengan diagram batang BAR
• Ephemeris data : ialah data kekuatan signal serta informasi waktu
• Almanac data: ialah info tentang dimana lokasi Satelit sebenarnya yang menunjukan posisi satelit pada halaman GPS Satellite status.

Sumber Kesalahan

• Keterlambatan dari pantulan Ionosphere dan troposphere : terjadi penurunan ketepatan akibat dari keterlambatan waktu saat signal saat menembus lapisan ini, namun GPS dapat mengkoreksi dengan mengasumsikan factor kesalahan rata rata.
• Eror dari Pantulan signal: hal ini terjadi jika signal GPS berpantul melalui objek spt bangunan atau gunung sebelum dia diterima unit kita.
• Kesalahan Waktu dari unit kita: Ketepatan waktu / jam dari unit kita tidak setepat jam Atom di GPS satelit (GPS memakai Atomic Clock). Untuk itu ada sedikit error waktu.
• Orbital errors — dikenal sebagai ephemeris errors, hal ini terjadi jika ada pergeseran dari orbit / laporan dari satelit untuk posisinya.
• Jumlah satelit yang diterima: Tambah banyak signal yang diterima tambah tinggi ketepatannya, Banugnan, gunung, gangguan elektronik, bahkan pohon rindang dapat mengurangi ketepatan.
• Posisi relative dari Satelit / gangguan sisi miring: hal ini terjadi jika posisi satelit terletak pada sudut yang sangat lebar atau sangat dekat atau hamper berhimpitan satu sama lain sehingga perhitungan ketepatan berkurang.
• Penurunan degradasi yang diatur oleh departemen pertahanan Amerika / SA (Selective Availability): hal ini dilakukan untuk menghindari militer menggunakan ketepatan dalam hal khusus, dan militer bahkan menggunakan / mengatur orbit yang terfokus pada area tertentu seperti apda perangteluk, SA ini telah di hapuskan, karena pihak sipil khususnya penerbangan sipil mengajukan keberatan akhirnya pada Mei 2000, pemerintah menghapuskan SA ini agar penerbangan sipil memiliki ketepatan yang lebih baik.

Senin, 13 Januari 2014

KAOS BAHAN DISTRO

BaduyCollectionShoppingOnline

Kaos Bahan Distro

Ready Stok Kaos Grade Orinya

Cuma Rp.100.000,-

Lokasi : Sarijadi Bandung
Bisa Cod Sekitar Kota Bandung,

Yang Minat Dan Tanya-Tanya Atau Mau Harga Grosir Silahkan Sms/Call : 087772084293

Kaos Distro Grade Ori,,
Bahan Kaos : Cotton Combed 30s
Sablon : Plastisol

Harga : Rp.100.000,-/pcs

Rp.500.000,-/ 6pc ( 45/pcs )

Cod : Sekitar Kota Bandung

Info Lebih Lanjut Dan Grosir Lusinan Call / Sms : 087772084293

Kaos Grade Ori Skaters, Kick Denim, 3 Second,

Bahan Cotton Combed 30s Dan 24s,
Halus Di Pakai

Harga Cuma Rp.100.000,-

Lokasi Bandung

No Hp : 087772084293

ShirtSleeves Giant Flames,,
GS_01 Bahan Baby Canvas

Rp.200.000,-



Keterangan :

- Kaos Grade Orinya Rp.100.000,-

- Kaos Distro Grade Ori,,
Bahan Kaos : Cotton Combed 30s
Sablon : Plastisol
Harga : Rp.100.000,-/pcs
Rp.500.000,-/ 6pc ( 45/pcs )

- Kaos Grade Ori Skaters, Kick Denim, 3 Second,
Bahan Cotton Combed 30s Dan 24s,
Halus Di Pakai
Harga Cuma Rp.100.000,-

- ShirtSleeves Giant Flames,,
GS_01 Bahan Baby Canvas
Rp.200.000,-